bila kita ingat ini adalah ujian

Mudahnya kita marah, putus asa, sedih, seakan dunia telah tutup layar, bahkan parahnya ingin bunuh diri. Sungguh berat hidup ini, sungguh berat hidup ini, hidup sungguh berat.

Namun coba tarik simpul kecil untuk ingat pada Allah, Istighfar, dan ingat bahwa kesempitan ini datang dari Allah sebagai cobaan, ujian, bahkan pembakar dosa kita.

Ingat bahwa Allah sangat sayangnya pada kita, sangat cintanya, sangat melindunginya. Luruhkan air mata, kemudian ingat semua nikmat-nikmatnya, yang tentu kita tak akan mampu untuk menghitungnya.

Ketika kita telah tiba pada kondisi bahwa semua yang terjadi adalah ujian, hati kita akan lapang dan lega karena Allah akan memberi jalan keluar terbaik untuk kita.

Indahnya hidup ini, ringannya hidup ini, bahagianya hidup ini.

Bangga menjadi Bangsa Tempe

Tempe adalah lambang kearifan dan kecerdasan bangsa ini, memang ringkih kelihatannnya, murah, tidak berkelas, namun jangan pernah tertipu oleh penampilan dan jangan pernah terbiasa menilai sesuatu dari bungkusnya saja. ketahuilah bahwa tempe adalah makanan sehat berkualitas tinggi.

Tempe adalah kecerdasan bangsa ini, nenek moyang kita adalah orang-orang cerdas, orang-orang yang mampu mengambil jalan cepat, dan tepat. Mereka faham bahwa kebutuhan protein yang murah berkualitas harus ada dalam setiap menu makanan mereka. Dengan harga yang murah kebutuhan protein tinggi harus ada dalam setiap asupan makanan mereka. Coba kita bayangkan kandungan protein dalam tempe senilai dengan daging, namun dalam tempe tanpa disertai kolesterol yang menjadi momok masyarakat modern saat ini. Selain tanpa kolesterol tempe mempunyai kandungan vitamin B12 yang relative tinggi. Vitamin B12 biasanya terdapat dalam makanan hewani.

Kekurangan vitamin 12 dapat berakibat anemia, sehingga gaya hidup vegetarian yang menghindari makanan hewani sangat bagus mengkonsumsi tempe untuk menutup kekurangan vitamin B 12 yang terdapat dalam makanan hewani.

Kearifan dalam tempe, membuat mengkonsumsinya tanpa efek samping, tempe selain memiliki protein tinggi, tanpa kolesterol demikian juga mempunyai kandungan vitamin B12 yang bermanfaat juga memiliki kandungan serat. Serat sangat dibutuhkan dalam pencernakan kita, serat sangat bermanfaat menarik lemak kolesterol dengan cepat sebelum sempat diserat oleh tubuh,  kemudian dibawa keluar lewat kotoran kita. Dengan tidak adanya asupan lemak kolesterol dari makanan maka kebutuhan kolesterol untuk pembuatan asam empedu diambil dari kolesterol darah, sehingga mereka yang mempunyai kandungan kolesterol berlebih dalam darahnya akan dapat berkurang.

Zat-zat bermanfaat lain dari tempe khususnya tempe kedelai juga mengandung fitoestrogen yang senilai dengan kandungan estrogen dalam tubuh. Tempe akan sangat baik dikonsumsi secara rutin untuk mencegah osteoporosis sebab fitoestrogen dapat membantu penurunan drastis estrogen  saat menopause yang berakibat pada menurunnya kepadatan tulang dan osteoporosis. Dengan demikian mengkonsumsi tempe secara rutin anda terhindar dari ekonomi biaya tinggi untuk membeli susu berkalsium tinggi, karena kebutuhan kalsium dan fitoestrogen dapat dipasok dari tempe.

Tempe dengan banyak manfaat yang dimilikinya juga mampu mencegah diare, sehingga untuk pendamping ASI  tempe sangat baik untuk dijadikan makanan pendamping bagi bayi sejak umur 6 bulan.

Sekarang kita tidak perlu malu lagi sebagai bangsa tempe. Kita malu karena kita tidak tahu kelebihan yang kita miliki, ketika kita semakin cerdas kita akan sangat bangga menjadi bangsa tempe, karena bangsa ini tidak hanya tempe saja yang dimiliki namun masih banyak kekayaan alam, budaya dan intelektual yang sangat luar biasa.

Jangan sampai kita kebakaran jenggot, ketika kekayaan kita dicuri orang, kemudian baru beramai-ramai, marah marah, untuk mengakui dan mencintai kepunyaan diri kita sendiri. Bukan narsis kalau kita membanggakan diri sendiri, karena masalahnya kita masih inferior, minder dengan diri sendiri.

Kasus tempe, batik, reog atau entah apalagi jangan pernah muncul lagi ke depan,  bila kita perhatikan banyak sekali permata-permata yang masih terpendam, atau masih banyak batu intan yang belum terasah, hingga kita melihatnya hanya sebagai batu bangunan semata. Semuanya menunggu tangan-tangan terampil, otak-otak cerdas untuk menjadikannya sesuatu yang bernilai tinggi.
Sungguh, aku cinta bangsa tempe ini.

merangkak seperti kura-kura

pelan-pelan, merangkak untuk melaju

memperkenalkan diri pada khalayak

salwanaz nembus juga angka  2000 pengunjung, entah pengunjung setia atau tak sengaja.

jadi satu tantangan untuk lebih baik lagi

Krisis Keuangan Masuk Babak Baru

Krisis Keuangan Masuk Babak Baru
Masyarakat Luas Diharapkan Tetap Bijak
Kompas,  Jumat, 14 November 2008 | 00:48 WIB

Jakarta, Kompas – Krisis di pasar keuangan domestik memasuki babak baru, yang dimulai dengan bermunculannya berbagai rumor tentang kesulitan likuiditas yang dihadapi sejumlah bank. Kejadian yang sebenarnya hal biasa itu dengan cepat berkembang menjadi rumor yang berbahaya. Read more of this post