misi kehidupan sepohon pisang

banana_tree.jpg Pict: www.cepolina.com 
oleh:Warsito Suwadi ( sitosuwadi@yahoo.com)

 memaknai perjalanan dengan penuh arti, itu yang akan membuat orang dikayakan oleh perjalanan hidupnya. Pada hakekatnya hidup adalah menuju jalan kematian, yang tentunya disertai dengan kesabaran, perjuangan serta kegagalan. Namun semua perjalanan itu akhirnya bermuara pada satu pembenaran bahwa kesabaran, perjuangan serta kegagalan akan menjadi indah walaupun pada saat peristiwa itu dilalui akan ditemui kesukaran yang tak terhingga. Bagaimana beratnya  sebuah perjalanan mendaki gunung, namun bagi yang telah merasakan nikmatnya perjalanan itu akan diulang dan diulang bahkan perjalanan pendakian akan semakin dinaikkan tingkat kesulitannya.

Daratan yang tak rata, lautan yang menghampar, tumbuhan yang beraneka ragam bentuk dan warnanya, serta bermacam-macam tabiat binatang, yang keberadaan mereka adalah satu bentuk harmoni yang saling mengisi. Begitu gigihnya lembaga lingkungan hidup dalam pembelaannya terhadap kelestarian  lingkungan hidup, perlindungan terhadap satwa-satwa langka. Kita merasa dan sangat yakin bahwa dengan hilangnya spesies-spesies tersebut akan memunculkan disharmoni, adanya satu ketimpangan dalam alam ini.

Kegagalan, keberhasilan, kesabaran menjadi komponen-komponen pembentuk perjalanan kehidupan kita. Satu persatu mengisi, atau bahkan dua atau semuanya mengisi hidup kita.

Kita menjadi sebuah miniatur yang komplek dari sebuah makro sistem alam ini yang penuh dengan komponen-komponen penyangganya. Di dalam komponen makro sistem tersebut akan terjadi dinamika yang saling bersinergi.

Demikian juga keadaan tersebut terjadi pada setiap diri kita, hilangnya salah satu unsur keseimbangan dalam diri kita akan menimbulkan ketimpangan, ketidakseimbangan.

Lalu apakah kita gundah saat kita berada pada salah satu komponen dalam hidup kita saat kita sedang dilanda sebuah musibah yang dasyat, sehingga kita menyalahkan musibah itu, lalu yang paling ujung sekali, kita akan menyalahkan Dzat yang menimpakan musibah tersebut. Haruskah kita mengingkari satu komponen dari irama hidup kita, lalu kita musnahkan sama sekali, lalu akan masuk pada stadium baru yaitu kehilangan dari komponen kita, yang kemudian tentunya dalam ketidakseimbangan, disharmoni dalam kehidupan kita.

Demikian juga hewan yang sangat merugikan bagi manusia, misalnya lalat, apakah lalat tersebut sangat menjijikkan maka harus dimusnahkan dari dunia ini, tidak bisa kita bayangkan bagaimana jadinya jika lalat benar-benar dimusnahkan eksistensinya, maka yang akan terjadi adalah banyak sekali bangkai tikus, bangkai kucing, bangkai-bangkai yang terserak tanpa dikubur akan mengalami proses pembusukan yang lama, tanpa bantuan belatung-belatung dari lalat (menjijikkan tapi inilah alam, yang memiliki mekanisme yang sangat rapi).

Namun banyak juga yang ingin memusnahkan salah satu komponen dalam hidupnya, misalnya dengan mabuk, madat ataupun perbuatan-perbuatan lainnya yang selalu mempunyai alasan-alasan untuk menghilangkan kesedihan, kesuntukan, dan alasan-alasan yang lain.

Yang pasti yang harus selalu ada adalah seberapa kuat kita melalui sebuah track, yang menjadi jalur lari kita. Alangkah tidak enaknya apabila kita lari dengan meninggalkan medan track kita, lalu beralih pada track orang lain. Yang terjadi adalah perbenturan  dan bahkan kita akan tertinggal. Contoh pohon pisang adalah permisalan yang sangat baik bagi sebuah kegigihan. Betapa gigihnya pohon pisang dalam mengemban misi kehidupanya. Ia akan terus tumbuh walaupun kita memotong batangnya. Ia akan terus bertunas dan bertunas, selama kita tidak mematikannya, sampai pada titik dimana pohon pisang tersebut mempersembahkan buah walau dalam bentuk yang tidak optimal.

About salwanaz
Kontak saya di: itosuwadi@gmail.com, facebook:warsito suwadi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: