Menjual Ekonomi Syariah

  Ekonomi syariah diyakini oleh para pengusungnya adalah jalan terbaik, bukan hanya sekedar alternatif semata atas sistem ekonomi yang sekarang ada atau yang pernah ada. Ekonomi syariah memberikan solusi yang tidak diberikan oleh sistem kapitalis maupun komunis. Sehingga ekonomi syariah menjadi sangat layak jual dan siap menggantikan sistem-sistem yang telah ada.Bila kita melihat kondisi ada saat ini, terutama di Indonesia, ada sedikit kegamangan di samping optimisme yang tinggi. Kegamangan itu terlihat sekali dengan perkembangan bank syariah yang tidak ada pentrasi yang optimal terhadap perbankan konvensional bila dilihat dari market share yang masih kecil, yaitu masih kurang dari angka 2 % per oktober 2007.  Sedangkan berdasarkan blue print BI angka 5 persen adalah market share yang harus digenggam perbankan syariah di tahun 2008. kegamangan ini makin terlihat nyata saat MUI mengeluarkan fatwa bahwa bunga bank adalah riba, sehingga analogi yang terjadi adalah dengan bunga bank yang riba tersebut maka menabung di bank konvensional dan menerima bunga maka telah memakan barang haram. Namun pada tataran prakteknya rush pada bank konvensional tidak terjadi, alih-alih ada pelonjakan market share di bank syariah masih belum terjadi.

Contoh  di bank syariah nyata kiranya untuk menjadi alat, guna melihat seberapa besar ekonomi syariah telah menemukan bentuk nyata dalam kehidupan sehari hari. Walaupun masih dini untuk mengatakan bahwa ekonomi syariah tidak berkembang. Namun dengan keyakinan yang dalam dan semangat yang tinggi hal ini harus dimaknai sebagai tantangan dalam membangun dan menemukan bentuk ekonomi syariah dalam bentuknya yang powerful dan rahmatan lil alamin.

Dalam mengimplementasikan ekonomi syariah, sebenarnya ada banyak contoh-contoh praktek walaupun tak sama persis. Contoh tersebut adalah bagaimana gerilya Grameen bank yang dimotori oleh M. Yunus yang sekarang telah mendunia, yang diakui mampu mengentaskan kemiskinan, terlepas dari pro kontra disekitarnya. Dan tentunya adalah contoh yang tak lekang oleh jaman yaitu perjuangan Nabi Muhammad dalam mengemban dan menegakkan syiar Islam di muka bumi ini.

Potensi perekonomian syariah untuk membangkitkan perekonomian umat adalah berbanding lurus dengan jumlah penganutnya, bila kita melihat Indonesia tentu potensinya adalah terbesar di dunia dari segi sumberdaya manusia dan alam. Hal ini akan menjadi tantangan para cerdik pandai yang ada di dalamnya untuk menyebarkan nilai ekonomi syariah ke seluruh kalangan sehingga sistem ekonomi syariah tidak menjadi macan di kertas saja, namun menjadi satu kekuatan yang nyata dan dengan contoh yang nyata pula.

Menjual ekonomi syariah perlu difahami, dilakukan dan dimaknai sebagai upaya dakwah. Dimana di dalamnya dilingkupi dengan perjuangan yang tulus dan suci sebagai bagian integral dakwah Islam. Mendakwahkan ekonomi syariah tak hanya butuh teori-teori ekonomi dan moral-moral ekonomi syariah semata, namun yang lebih penting adalah perekonomian syariah secara nyata memberi solusi atas keterpurukan ekonomi masyarakat dan bangsa ini.

Sebagaimana perjuangan Nabi Muhammad yang turun langsung dan memberi dampak yang nyata. Maka perjuangan pengusung ekonomi syariah harus demikian pula adanya.

Upaya untuk menjual ekonomi syariah perlu disertai dengan langkah-langkah yang memberikan dampak perbaikan atas kerusakan yang ditimbulkan oleh sistem kapitalis. Keberfihakan terhadap kaum miskin yang jelas sebagai subyek ekonomi terbesar dan menjadi obyek eksploitasi terbesar dari sistem kapitalis, harus diangkat martabatnya menjadi subyek ekonomi itu sendiri.

Untuk menjual ekonomi syariah adalah dengan membumi seperti yang dicontohkan  Nabi Muhammad, ataupun contoh saat ini dengan gerilya Muhammad Yunus dengan  Grameen Banknya.

(Wallahu’alam bishowab) warsito suwadi  on sitosuwadi@yahoo.com

About salwanaz
Kontak saya di: itosuwadi@gmail.com, facebook:warsito suwadi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: